Halo Sobat DigiTalks! Industri hiburan Indonesia sepertinya tak pernah kehabisan ide untuk menghadirkan tontonan menarik. Nah tau gak sih kalau film berjudul “Tak Ingin Usai di Sini” merupakan adaptasi dari film Korea yang rilis pada tahun 2009.
Bagi para penikmat film Korea, mendengar tahun 2009 mungkin akan langsung terlintas beberapa judul yang populer dan ikonik di masa itu. Dan kini, salah satu di antaranya dipilih untuk dihidupkan kembali dalam versi drama seri Indonesia.
—
Film Korea tahun 2009 berjudul "More Than Blue”, merupakan film yang diadaptasi untuk film "Tak Ingin Usai di Sini". Film ini mengisahkan persahabatan K dan Cream yang dihadapkan pada situasi sulit sehingga membuat mereka harus saling melepaskan.
Persahabatan lawan jenis sejak duduk di bangku sekolah dasar itu ternyata menimbulkan perasaan cinta yang tak pernah terucap di antara mereka. Suatu ketika, K tiba-tiba didiagnosis menderita penyakit kanker leukimia dan dinyatakan tidak akan hidup lama lagi. Di tengah kondisi kesehatan yang semakin menurun, K tetap menyimpan rahasia tersebut dari Cream
Di kondisi kesehatannya semakin menurun, K merahasiakan penyakitnya dan diam-diam mencarikan seorang pria lain untuk menemani Cream agar wanita yang dicintainya itu tidak kesepian setelah kepergiannya.
Menurut K, seorang dokter muda bernama Armand pria yang sangat pantas bagi Cream. Namun Cream mengetahui maksud K dan menjadi kecewa. Lantas, bagaimana akhir kisah persahabatan juga percintaan K dan Cream?
—
Membuat film adaptasi bukanlah perkara mudah. Tentunya banyak tantangan besar yang dihadapi, mulai dari penyesuaian budaya, gaya bahasa, hingga karakterisasi yang relevan dengan penonton Tanah Air.
"Tak Ingin Usai di Sini" bukan hanya sekadar tontonan hiburan, tapi juga sebuah jembatan budaya yang menarik. Hal ini membuktikan bahwa cerita yang baik bisa melampaui batas bahasa dan negara.
So, gimana nih Sobat DigiTalks, sudah menonton film ini?👀
Sumber : detik.com
Penulis : Sirajussholihin
Komentar
Posting Komentar