Halo Sobat Digitalks!! Tau gak sih kalau hutan tropis Indonesia yang dahulu lebat dan menjadi paru-paru dunia kini berada dalam kondisi genting.
Nah perubahan iklim global bukan hanya menyebabkan cuaca ekstrem dan kenaikan permukaan laut, tapi juga mempercepat kerusakan ekosistem hutan hujan tropis yang menyimpan keanekaragaman hayati luar biasa.
Menurut laporan terbaru dari World Resources Institute (WRI), Indonesia kehilangan lebih dari 1 juta hektare hutan primer antara tahun 2019 hingga 2023. Penyebab utamanya adalah deforestasi untuk perkebunan, pembalakan liar, dan kebakaran hutan yang kian sering terjadi akibat suhu yang lebih panas dan musim kemarau yang berkepanjangan.
—
Apa Dampaknya?
Kerusakan hutan tropis tidak hanya berdampak pada flora dan fauna endemik seperti orangutan, harimau sumatra, dan bekantan, tetapi juga terhadap masyarakat lokal yang bergantung pada hutan untuk hidup.
Selain itu, deforestasi menyumbang sekitar 8–10% dari total emisi gas rumah kaca dunia—memperparah pemanasan global.
Peneliti Kehutanan dari IPB University mengungkapkan apabila hutan ditebang, maka karbon yang tersimpan dalam pohon akan dilepaskan ke atmosfer, sehingga mempercepat pertumbuhan iklim.
—
Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Berikut peran yang dapat diambil oleh masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan:
• Mengurangi konsumsi produk berbasis kelapa sawit yang tidak bersertifikat lestari.
• Mendukung produk lokal dan berkelanjutan yang tidak merusak hutan.
• Mengedukasi generasi muda tentang pentingnya konservasi lingkungan lewat kurikulum dan program ekstrakurikuler.
Nah DigiTalks, sudah taukan apa dampak yang terjadi jika merusak hutan. Jadi mari sama-sama kita menjaga kelestarian hutan Indonesia!
Penulis : Akadri Librawansyah
Komentar
Posting Komentar