Halo Sobat DigiTalks! Selamat datang di segmen #Diginfo, kali ini kita akan membahas hari besar umat Buddha yaitu Hari Raya Waisak.
Ternyata, Hari Raya Waisak bukan sekadar peringatan hari kelahiran Siddhartha Gautama, Sang Buddha loh! Tetapi juga untuk mengenang dua peristiwa penting lainnya, yakni pencapaian Penerangan Agung (pencerahan) dan wafatnya (Parinibbana).
Dalam memperingati ketiga peristiwa ini, umat Buddha menyebutnya sebagai Tri Suci Waisak.
Sumber : Adobe Stock
Lantas, siapakah sosok Siddhartha Gautama? Siddhartha Gautama dikenal sebagai Sang Buddha merupakan pemimpin spiritual sekaligus pendiri agama Buddha.
Semasa hidupnya, Siddhartha Gautama menjalani kehidupan yang mewah dan terlindungi. Namun, hal tersebut berubah ketika Siddhartha Gautama memilih untuk meninggalkan istana dan kehidupan sebagai pangeran.
Siddhartha Gautama menghabiskan waktu bertahun-tahu untuk mendapatkan pencerahan. Siddhartha Gautama pun turut menjalani puasa, praktik pertapaan, hingga bermeditasi demi meraih pencerahan.
Setelah menyadari Empat Kebenaran Mulia dan berhasil menyadari pencerahan yang telah dicari, Siddhartha Gautama pun menyampaikan khotbah pertama di hadapan kelima orang teman-temannya dengan menyampaikan tentang Jalan Beruas Delapan.
Selain menjadi murid pertama, kelima orang tersebut juga dikenal sebagai arahat yang akan memasuki nirwana setelah kematian.
Setelah misi yang telah dicari terpenuhi, Siddhartha Gautama meninggal dan tubuhnya dikremasi. Sebagai wujud penghormatan terhadap Siddhartha Gautama, Sang Buddha, sebuah stupa pun dibangun di atas relik Sang Buddha.
Wah ternyata perjalanan hidup Sang Buddha sangat rumit ya, Sobat DigiTalks. Nah semoga informasi ini bisa menambah wawasan kita semua ya, sampai jumpa di #Diginfo selanjutnya!
Dilansir dari berbagai sumber
Penulis : Putri Rahayu Namirah
Keren banget ka
BalasHapusAw aw aw 😩 ❤️
BalasHapus💗💗
BalasHapus